tes

  • Open Group
  • Komunitas Muslim Teknologi Informasi - STMIK Dipanegara Makassar
Tampilkan postingan dengan label Abu Yusuf el Pattinjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abu Yusuf el Pattinjo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2012

Kekasih Sejati



Manusia, MAKHLUK Tuhan termulia di muka bumi ini, diciptakan dari sepasang insan yg saling Cinta.  Lahir dengan tangis yang menandakan bahwa hidup penuh dengan PERJUANGAN, banyak onak dan duri...

Pernahkah kita sadari kehidupan ini merupakan ANUGERAH terbesar yang Allah berikan kepada kita? Bisa KULIAH, bekerja, dan berkumpul dengan teman-teman, berbagi cerita, tawa dan canda serta derita yang mewarnai kehidupan ini ...

Pernahkah kita bertanya, untuk apa kita HIDUP di muka bumi ini ? ...

Pernahkah kita merasa punya ARTI dan berarti bagi orang lain, merasa dibutuhkan, setidak-tidaknya bagi orang-orang yang dekat dalam kehidupan kita ?

Pernahkah kita SADARi, kita bisa bertahan hidup sampai detik ini tak lain karena Cinta, Cinta dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala.  Kita akan lebih sadar jika jauh dari ORANGTUA.  Ketika orang-orang yang kita cintai meninggalkan kita.  Ketika kita SUNYI tak berteman.  Ketika kita merasa hampa dalam kehidupan.  Tak satupun yang abadi kecuali Cinta Allah pada kita, hamba-hamba- Nya. Tidakkah kita RINDU untuk selalu berada di dekat-Nya?

RASULULLAH Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau selalu rindu untuk bertemu ALLAH Subhaanahu wa Ta’ala, mendengar suara Adzan yang di senandungkan Bilal bin Rabah “SHALAT adalah kesenangan hidupku” atau “Istirahatkanlah kami dengan SHALAT”, Kata Beliau Shallallaahu ‘Alaihi wa Sallam.

Sekarang wahai saudaraku, hamba-hamba yg dianugerahi IMAN dan ISLAM.  Siapkan hari-harimu, isi dengan hal-hal yang berguna dan bermanfaat baik bagi temanmu, masyarakat luas, bangsa dan NEGARA.  Apalagi semata-mata hanya untuk mencari Ridha Allah Subhaanahu wa Ta’ala, semua itu sebagai tanda Cinta dan rasa syukur kita, yg telah diberikan- Nya anugerah yg begitu banyak.

WAKTU semakin cepat, apabila kita tidak memanfaatkannya dengan hal-hal yang berguna, kita akan tergilas masa!!!.  BerJANJIlah untuk jadi yang lebih baik dari SEKARANG.  Dan terbaik di hadapan-Nya.

Karena Cintamu, tidakkah seseorang itu senantiasa ingin TAMPAK baik saat bertemu kekasihnya ???!!!.

Jadikan Allah Kekasih Sejati dalam hidupmu!  Perbaikilah hidupmu di DUNIA, niscaya Allah akan senang bertemu dan melihatmu di AKHIRAT.

Abu Yusuf el-Pattinjo



Selasa, 10 Januari 2012

Allah Itu Ada



Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam (Amrik) kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, kiai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya.
Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda         : Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?

Kyai              : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.

Pemuda         : Anda yakin? Sedang Professor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab
                     pertanyaan saya.

Kyai              : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.

Pemuda         : Saya punya 3 buah pertanyaan
1.    Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya!
2.    Apakah yang dinamakan takdir?
3.    Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke dalam neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan, sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?

Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.
Pemuda (sambil menahan sakit): Kenapa anda marah kepada saya?

Kyai              : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang
                     anda ajukan kepada saya

Pemuda         : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti

Kyai              : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda         : Tentu saja saya merasakan sakit

Kyai              : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?

Pemuda         : Ya

Kyai              : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !

Pemuda         : Saya tidak bisa

Kyai              : Itulah jawaban pertanyaan pertama: kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa
                     mampu melihat wujudnya sekarang. Tapi nanti ketika Dia menginginkan, maka amalan
                     pun bisa kita lihat wujudnya.

Kyai              : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?

Pemuda         : Tidak

Kyai              : Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?

Pemuda         : Tidak

Kyai              : Itulah yang dinamakan Takdir, nanti setelah terjadi baru kemudian kita mengetahui
                     takdir kita.

Kyai              : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?

Pemuda         : Kulit

Kyai              : Terbuat dari apa pipi anda?

Pemuda         : Kulit

Kyai              : Bagaimana rasanya tamparan saya?

Pemuda         : Sakit

Kyai              : Walaupun Setan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, Jika Tuhan
  berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk setan.
  Apa anda sudah yakin ketiga pertanyaan tersebut. sudah terjawab?

Pemuda         : Baru kali ini saya mendapatkan pelajaran yang sangat mahal nilainya, yang
                     membuktikan bahwa Tuhan itu memang benar Keberadaannya.





Jumat, 30 Desember 2011

Lucu Na!


Lucu na,
Uang 20 ribuan kelihatan begitu besar bila
dibawa ke kotak amal mesjid,
tapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket

Lucu na,
5 menit terasa terlalu lama untuk berzikir,
tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan futsal

Lucu na,
betapa lamanya 15 menit berada di Masjid,
tapi betapa cepatnya 2 jam berlalu saat
menikmati pemutaran film di bioskop

Lucu na,
susah merangkai kata untuk dipanjatkan saat
berdoa atau sholat,
tapi betapa mudahnya cari bahan obrolan
(gossip) bila ketemu teman

Lucu na,
betapa serunya perpanjangan waktu
dipertandingan sepakbola favorit kita,
tapi betapa bosannya bila imam sholat Tarawih bulan
Ramadhan kelamaan bacaannya.

Lucu na,
susah banget baca Al-Quran 1 juz saja,
tapi novel best-seller lebih dari 100 halaman pun
habis dilalap

Lucu na,
orang-orang pada berebut paling depan untuk nonton konser
tapi berebut cari shaf paling belakang bila
Jumatan agar bisa cepat keluar

Lucu na,
kita perlu undangan pengajian 3-4 minggu sebelumnya
agar bisa disiapkan di agenda kita,
tapi untuk acara lain jadwal kita gampang diubah seketika

Lucu na,
susahnya orang mengajak partisipasi untuk dakwah,
tapi mudahnya orang berpartisipasi menyebar fitnah

Lucu na,
kita begitu percaya pada yang dikatakan koran,
tapi kita sering mempertanyakan apa yang dikatakan Qur'an

Lucu na,
kita bisa ngirim ribuan jokes lewat Facebook,
tapi bila ngirim yang berkaitan dengan ibadah
sering mesti berpikir dua-kali

Lucu na,
semua orang penginnya masuk surga tanpa harus beriman,
berpikir,berbicara ataupun melakukan amalan Surga
tapi kelakuannya, kelakuan bejat penghuni Neraka

Lucu na,
Allah itu Maha Pengampun
Tapi kebanyakan orang malu dan tidak mau bertaubat
Serta tidak malu dan terus melakukan maksiat.

LUCU NA!


"Dan sampaikanlah berita gembira kepada
orang-orang mu'min bahwa sesungguhnya
bagi mereka karunia yang besar dari Allah
." (QS. 33 : 47)







Senin, 26 Desember 2011

Taaruf vs Pacaran


Tujuan :
  • Ta’aruf : Mengenal calon istri/suami, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan pernikahan.
  • Pacaran : Mengenal calon istri/suami bede’, dengan harapan ketika ada kecocokan antara kedua belah pihak berlanjut dengan ehm, syukur-syukur bisa nikah.
Kapan dimulai
  • Ta’aruf : Saat seseorang sudah merasa bahwa menikah adalah suatu kebutuhan, dan sudah siap secara fisik, mental serta materi.
  • Pacaran : Saat sudah dicalla/diejek sama teman: "koq masih jomblo?", atau saat butuh temen curhat, atau saat taruhan dengan teman, atau bisa juga secara kebetulan.
Waktu
  • Ta’aruf : Sesuai dengan adab bertamu.
  • Pacaran : Pagi boleh, siang oke, sore ayo, malam bisa, dini hari klo ngga ada yang komplain juga ngga apa-apa.
Tempat pertemuan
  • Ta’aruf : di rumah sang calon, balai pertemuan, mushollah, masjid, sekolahan.
  • Pacaran : di rumah, kantor, mall, cafe, diskotik, tempat wisata, kendaraan umum & pribadi, pabrik, kamar kost, sunyi lebih ok.
Frekuensi pertemuan
  • Ta’aruf : Lebih sedikit lebih baik karena menghindari zina hati.
  • Pacaran : Lazimnya seminggu sekali, pas malem minggu oke, tiap hari juga ga’ pa-pa.
Lama pertemuan
  • Ta’aruf : Sesuai dengan adab bertamu
  • Pacaran : Selama belum ada yang komplain, lanjut!
Materi pertemuan
  • Ta’aruf : Kondisi pribadi, keluarga, harapan, serta keinginan di masa depan.
  • Pacaran : Cerita apa aja kejadian minggu ini, ngobrol ngalur-ngidul, ketawa-ketiwi, ga’ ada topik juga jadi asal ketemu deh pokoknya.
Jumlah yang hadir
  • Ta’aruf : Calon lelaki, calon perempuan, serta seorang pendamping baik itu ustadz atau keluarga perempuan. Minimal bertiga maksimal tidak terbatas (disesuaikan adab tamu).
  • Pacaran : Calon lelaki dan calon perempuan, PHB ga' dipake lagi. Berdua aja, klo rame-rame bukan pacaran, tapi rombongan. Boleh rame asal pasang2an (kumpul kebo’).
Biaya
  • Ta’aruf : Secukupnya dalam rangka menghormati tamu (sesuai adab tamu), MounTea jg boleh.
  • Pacaran : Kalau ada biaya: ngapel, kalau ngga ada absent dulu atau cari pinjaman. Kadang cowo yg traktir, kadang cewe yg bayar, atau kadang2 saling mengharap.
Lamanya
  • Ta’aruf : Ketika sudah tidak ada lagi keraguan di kedua belah pihak, lebih cepat lebih baik. Dan ketika informasi sudah cukup (bisa seminggu, sebulan, 2 bulan), apa lagi yang ditunggu-tunggu?
  • Pacaran : Bisa 3 bulan, 6 bulan, setahun, 2 tahun, bahkan mungkin 10 tahun, atau karena kecelakaan. Boleh juga diakhiri lebih cepat, kalau sudah capek. Selesai masa kepengurusan atau selesai kuliah selesai semua.
Saat tidak ada kecocokan
  • Ta’aruf : Salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan menyebut alasannya.
  • Pacaran : Salah satu pihak bisa menyatakan tidak ada kecocokan, dan proses stop dengan/tanpa menyebut alasannya.

Makassar, 15 Nopember 2010
Abu Yusuf el Pattinjo

free counters